Tampilkan postingan dengan label kawat gigi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kawat gigi. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 27 Oktober 2012
Rabu, 10 Oktober 2012
Cara Merawat Behel Kawat Gigi
PASANG BEHEL WILAYAH SEMARANG
MENGGUNAKAN kawat gigi
akan mempermudah terkumpulnya sisa makanan dan plak gigi, utamanya di
sekitar alat yang menempel pada permukaan gigi. Namun jika dirawat
dengan baik, kerusakan gigi maupun penyakit periodontal dapat dihindari.Berikut perawatannya:
- Sebaiknya gunakan sikat gigi khusus untuk ortodontik atau sikat gigi dengan bulu sikat lembut.
- Flossing pada gigi dengan kawat akan memakan waktu lebih lama dari biasa. Gunakan dental floss yang mudah digunakan sehingga lebih efektif dan efisien.
- Sikatlah sela-sela gigi (area antara gigi dengan kawat), akan mencegah plak dan bau mulut.
- Hindari mengonsumsi makanan keras, mencegah bengkok/patahnya kawat atau lepasnya bracket.
- Hindari makanan yang lengket seperti, permen karet, dodol, dan caramel, untuk mencegah patahnya atau lepasnya kawat.
- Hindari mengonsumsi makanan yang berdampak karies gigi tinggi, utamanya yang mengandung gula tinggi. Kumur dengan obat yang mengandung fluoride dapat mencegah terjadinya karies gigi.
- Kunjungi dokter gigi secara teratur, sehingga kondisi gigi, gusi dan rongga mulut serta kemajuan perawatan meratakan gigi tersebut dapat dipantau. (Sumber: Mom & Kiddie)
PASANG BEHEL WILAYAH SEMARANG
Pasang Behel Yuk..
PASANG BEHEL WILAYAH SEMARANG
Kini semakin banyak orang menggunakan kawat gigi atau behel gigi untuk meluruskan dan merapikan gigi mereka.
Kawat
gigi adalah jenis perawatan ortodonti, atau pengobatan yang ditujukan
untuk mengoreksi letak gigi yang tidak beraturan atau menyesuaikan
rahang atas dan bawah. Jika Anda memiliki gigi miring atau tidak sejajar
(tidak klop untuk mengunyah dan menggigit), Anda dapat meluruskan gigi
Anda dengan kawat gigi. Sebagian orang, misalnya para artis, menggunakan
kawat gigi untuk memperbaiki penampilan, agar gigi mereka lebih rapi
dan cantik.
Perawatan kawat gigi boleh dilakukan untuk anak-anak
maupun orang dewasa, meskipun bukti menunjukkan efeknya lebih baik dan
lebih cepat pada mereka yang lebih muda. Anak-anak yang telah memiliki
gigi tetap (bukan gigi susu) dapat menerima perawatan kawat gigi.
Masalah kesehatan gigi yang paling umum memicu perawatan kawat gigi antara lain:- Mulit kecil. Mulut kecil dapat menyebabkan kek beraturan.
- Gigi tonggos. Beberapa anak suka mendorong lidah mereka ke depan sehingga mengakibatkan tonjolan gigi atau rahang atas dan bawah tidak klop. Kebiasaan buruk seperti mengisap jempol di masa bayi juga dapat mengakibatkan masalah ini.terbatasan ruang bagi gigi untuk tumbuh. Hal ini mengakibatkan gigi tumbuh berjejalan secara tida
- Gigi terlalu rapat atau terlalu jarang. Kadang-kadang, seseorang dapat memiliki gigi yang terlalu besar/menonjol atau gigi tertentu yang tidak berkembang atau menonjol sama sekali. Hal ini mengakibatkan kesulitan dalam mengunyah. Tanggalnya gigi susu sebelum waktunya atau cedera traumatis di wajah, mulut atau rahang juga dapat memengaruhi kemampuan Anda mengunyah.
Bagaimana perawatan kawat gigi dilakukan?
Kawat
gigi bekerja dengan menerapkan tekanan terus-menerus selama satu
periode untuk secara bertahap mengubah gigi ke arah tertentu. Kebanyakan
pasien memakai kawat gigi selama satu atau dua tahun. Beberapa orang
mungkin hanya perlu memakai selama beberapa bulan, dan sebagian lainnya
mungkin harus terus memakainya hingga lebih dari dua tahun. Sepanjang
waktu tersebut, kunjungan ke dokter gigi atau ahli ortodonti perlu
dilakukan secara berkala untuk penyesuaian dan pembersihan karang gigi.
Setelah
kawat gigi dilepas, Anda harus secara teratur memeriksakan diri. Gigi
Anda bisa bergeser sedikit dengan berlalunya waktu, namun biasanya
tidak sampai memerlukan perawatan ortodonti lebih lanjut. Untuk
mengurangi pergeseran alami ini, Anda mungkin disarankan untuk memakai
penahan (retainer) selama enam bulan dan kemudian cukup hanya di malam hari saat tidur. Penahan/retainer adalah kawat gigi lepasan yang biasanya terbuat dari karet atau plastik bening dan kawat yang menutupi permukaan luar gigi.
Jenis-jenis kawat gigi
Secara umum, ada tiga jenis kawat gigi:- Kawat gigi dari logam. Terbuat dari baja tahan karat (stainless steel), ini adalah jenis tertua yang telah digunakan selama puluhan tahun dan paling murah.
- Kawat gigi keramik atau plastik transparan. Jenis ini tidak begitu terlihat dan tampak lebih alami daripada kawat logam karena membaur dengan gigi. Kawat keramik tidak meninggalkan noda dan sama kuatnya dengan logam, namun membutuhkan waktu perawatan yang lebih lama dan lebih mahal. Pada beberapa kasus, kawat keramik atau plastik menjadi kotor dan berubah warna di akhir perawatan.
- Kawat gigi emas. Sama seperti kawat gigi logam tradisional, tapi terbuat dari baja berlapis emas. Tidak ada kelebihan jenis kawat emas ini dibandingkan baja, kecuali terlihat lebih “wah” secara kosmetik.
- Kawat gigi lingual. Kawat gigi ini ditempatkan di bagian dalam gigi sehingga tidak terlihat dari luar. Kelemahan terbesar kawat gigi lingual adalah tidak nyaman dan dapat mengakibatkan luka di gusi dan lidah Anda. Anda mungkin juga akan kesulitan berbicara pada awalnya.
Langganan:
Postingan (Atom)


